Mulai April 2020, bandithijo.com akan menggunakan GitHub subdomain menjadi bandithijo.github.io. Penggunaan domain .com tidak sejalan dengan cara pandang saya terhadap sebuah blog, dimana blog harus bisa tetap hidup tanpa saya. Terima kasih (^_^) (bandithijo, 2020/03/25) ●

Tremc, Terminal Torrent Client yang Praktis dan Mudah Digunakan

Ditulis: 2020/11/02
Tips Ulasan

بسم الله الرحمن الرحيم

Latar Belakang

Tremc, adalah TUI client untuk BitTorrent client Transmission.

Sejak masih menggunakan macOS –dulu disebut OSX–, saya sudah menggunakan Transmission sebagai torrent client.

Hingga migrasi ke GNU/Linux pada Desember 2014 sampai hari ini, saya masih menjadikan Transmission sebagai torrent client.

Sudah hampir dua pekan ini saya mecoba beralih menggunakan curses interface untuk Transmission yang disebut dengan Tremc.

Tremc ini merupakan fork dari transmission-remote-cli (sudah tidak lagi dimaintain, last commit Jan 16, 2017) yang dibangun dengan Python 3.

Instalasi

Karena Tremc ini hanya TUI interface, tentunya kita perlu memasang program utamanya terlebih dahulu, yaitu transmission-cli.

Untuk Arch Linux, pasang paket extra/transmission-cli.

$ sudo pacman -S transmission-cli

Kemudian, pasang paket aur/tremc-git.

$ yay -S tremc-git

Eksekusi

NOTE! Sebelum dapat membuka tremc, kita harus menjalankan transmission-daemon terlebih dahulu.

$ transmission-daemon

Secara otomatis, akan berjalan di background process.

Kalau tidak, tremc akan gagal dibuka, atau tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Konfigurasi

Tremc sudah menyediakan command untuk mengenerate file config.

$ tremc --create-config

Maka, file config akan tergenerate dan berada di lokasi.

$HOME/.config/tremc/settings.cfg

Berikut ini adalah file settings.cfg milik saya.

Tidak banyak yang perlu diubah, hanya blok [Colors] saja yang saya modifikasi sesuai preferensi saya.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
[Connection]
host                       = localhost
port                       = 9091
path                       = /transmission/rpc
username                   =
password                   =

[Sorting]
order                      = name

[Filtering]
filter                     =
invert                     = False

[Misc]
lines_per_torrent          = 2
torrentname_is_progressbar = True
file_viewer                = xdg-open %%s
file_open_in_terminal      = True

[Colors]
title_seed                 = bg:green,fg:black
title_download             = bg:blue,fg:black
title_idle                 = bg:yellow,fg:black
title_verify               = bg:magenta,fg:black
title_paused               = bg:default,fg:default
title_error                = bg:red,fg:default
download_rate              = bg:white,fg:black
upload_rate                = bg:white,fg:black
eta+ratio                  = bg:white,fg:black
filter_status              = bg:default,fg:default
multi_filter_status        = bg:default,fg:black
dialog                     = bg:default,fg:default
dialog_important           = bg:default,fg:red
file_prio_high             = fg:red,bg:default
file_prio_normal           = fg:default,bg:default
file_prio_low              = fg:yellow,bg:default
file_prio_off              = fg:blue,bg:default

gambar_1

Keyboard Mapping

Tremc, sudah membundle keybind help info yang sangat mudah dipahami dan mudah diakses.

Keymap Help

Tekan F1 atau ?.

gambar_2

Apabila terdapat keterangan More…, kita dapat scroll ke bawah dengan Page Down.

Untuk melihat detail dari torrent, tekan Enter.

gambar_3

Kemudian, pindah ke tab selanjutnya dengan Tab atau ->.

gambar_4

gambar_5

Add Torrent

Kita dapat menambahkan torrent dengan menekan tombol a.

gambar_6

Saya lebih sering memasukkan alamat Magnet Link, seperti ini contohnya.

magnet:?xt=urn:btih:ba7a8d78a535a9bf22dbb4482b9174ea8fd70891&dn=archlinux-2020.11.01-x86_64.iso

Move Torrent File

Secara default, file torrent akan diletakkan di direktori Downloads.

Kita dapat memindahkan ke direktori yang kita mau, dengan menekan tombol m, kemudian arahkan manual path direktori. Kita dapat menggunakan tombol Tab untuk auto complete.

Pesan Penulis

Sepertinya, segini dulu yang dapat saya tuliskan.

Untuk panduan lebih lengkap, teman-teman dapat mengunjungi halaman GitHub Readme dari Tremc.

Mudah-mudahan dapat bermanfaat.

Terima kasih.

(^_^)

Referensi

  1. github.com/tremc/tremc
    Diakses tanggal: 2020/11/02

Penulis

bandithijo

BanditHijo adalah nama pena saya – meminjam istilah keren dari para penulis. Teman-teman menyebut saya sebagai GNU/Linux Enthusiast. Saya memang gemar mengutak-atik sistem operasi ini. Bukan karena hobi tapi karena saya perlu untuk menggunakannya. Hehe.

- Rizqi Nur Assyaufi

Berlangganan via Email

Jangan sampai ketinggalan kabar dan info terbaru mengenai BanditHijo (R)-Chive.
Ayo bergabung!

f23fe8863bf8b6126b50d52b158c9b7afe7a7f49